Banner

Banner

Kamis, 04 September 2014

Ketika Kita Kalah Bukan Berarti Harus Menyerah

Dalam sebuah persaingan kalah menang adalah hal yang biasa, karena kita pasti suatu saat nanti akan merasakan bagaimana itu kekalahan dan bagaimana merasakan suatu kemenangan, terutama dalam perjuangan hidup kalah bisa diartikan sebagai kegagalan atau keberhasilan yang tertunda, dan kemenangan bisa diartikan sebagai tujuan atau target yang telah kita capai dan tentunya akan ada target dan tujuan-tujuan berikutnya karena hidup adalah perjuangan, selagi kita masih bisa bernafas maka kata perjuangan adalah hal mutlak untuk kita, tanpa kenal menyerah dan seberapapun besar resiko yang harus dijalani kita harus tetap berjuang untuk bisa mencapai arti hidup yang sebenarnya.

Mungkin paradigma yang berkembang dalam lingkungan mengartikan bahwa kalah identik dengan menyerah, sebenarnya paradigma tersebut 100% salah, kalah bukan berarti menyerah dan menyerah bukan berarti kalah, karena dalam hidup ada kalanya kita harus menyerah untuk berhasil dan kalah untuk menang, strategi adalah jawaban dari pernyataan tadi, dalam hidup selain harus terus berjuang kita juga harus mempunyai strategi dalam menyiasati resiko dan kesulitan dalam mencapai tujuan dan target hidup, dengan strategi tentunya kita bisa lebih dekat dengan tujuan dan target meskipun kadang kita harus mengalah sesaat.

Kalah bukan berarti menyerah disini diartikan sebagai strategi dalam menyiasati kekurangsiapan ataupun kurangnya perencanaan yang kita buat untuk mencapai suatu tujuan atau target, kurang siapnya kita dalam menghadapi suatu tantangan tentunya akan menjauhkan keberhasilan tujuan yang menjadi target dari suatu kehidupan, persiapan memang hal yang harus dilakukan sebelum mengimplementasikan strategi yang akan kita jalani, namun sebelum itu kita harus merencanakan terlebih dahulu apa saja faktor yang akan kita hadapi, meskipun target atau tujuan itu terlihat sangat mustahil namun dengan persiapan dan perencanaan yang matang maka hal tersebut bisa menjadi nyata.

Tidak ada yang tidak mungkin didunia ini selama kita masih mau berjuang untuk menggapai hal tersebut, mimpilah setinggi mungkin, karena hidup berawal dari mimpi yang sepertinya tidak mungkin bisa menjadi mungkin karena manusia diciptakan lebih sempurna dari semua makhluk yang ada di muka bumi ini, manusia diberi akal dan fikiran untuk merencanakan dan untuk meralisasikan apa yang menjadi mimpi dari manusia itu sendiri, kadang kita berfikir apakah bisa orang seperti saya menjadi seorang yang sukses kendati lingkungan dan sumber daya yang sangat tidak memadai? jawabannya sangat mungkin kawan, namun untuk mencapai mimpi tersebut kita harus senantiasa berusaha, jangan definisikan usaha sebagai tujuan yang cepat dan mudah diraih, usaha kita harus selalu kita asah secara matang dengan berbagai strategi dan persiapan yang matang, maka niscaya mimpi tersebut akan tercapai.

Jangan Pernah menyerah dengan keadaan, jangan pernah berhenti berjuang untuk tujuan hidup yang telah kita impikan selama ini, terus susun startegi dengan usaha yang matang, realisasikan strategi tersebut, karena sebuah strategi dan perencanaan tidak akan berhasil jika kita hanya merencanakannya tanpa adanya tindakan dari diri kita sendiri, kalau bukan sekarang mau kapan lagi?

Senin, 01 September 2014

Pekerjaan Terbaik Adalah Hobi Yang Bisa Menghasilkan

Banyak orang yang mengeluh tentang pekerjaan yang sedang dijalaninya, tuntutan pekerjaan dan deadline selalu menjadi kambing hitam dalam setiap keluhan dari seseorang yang selalu protes terhadap apa yang sedang dijalaninya sekarang, meskipun hal tersebut merupakan resiko dari sebuah pekerjaan untuk mencapai kesejahteraan hidup yang sedang kita jalani, namun apakah kita pernah berfikir kenapa kita melakukan pekerjaan tersebut jika kita selalu mengeluh tentang pekerjaan yang menjadi pilihan kita? kita yang memilih pekerjaan tersebut, kita juga yang selalu mengeluh dalam mengerjakan tugas dan resiko dari pekerjaan tersebut, bagaimana kita bisa sukses jika kita selalu saja mengeluh dengan apa yang sudah menjadi pilihan kita?

Setiap orang mempunyai hak untuk memilih suatu pekerjaan, saya bisa memilih apa yang akan saya kerjakan, anda juga bisa, dia bisa dan mereka pun bisa memilih pekerjaan apa yang bisa membuat mereka enjoy dalam melakukan suatu pekerjaan, karena jika kita tidak nyaman dalam melakukan suatu pekerjaan maka sudah pasti penyakit malas, mengeluh serta hal-hal lain yang bisa menghambat suatu pekerjaan akan muncul dari dalam diri kita sendiri, untuk itu kita perlu menyiasati apa yang akan menjadi tanggung jawab kita dalam suatu proses untuk mensejahterkan diri yang biasa disebut pekerjaan.

Pekerjaan identik dengan tugas yang menumpuk, deadline yang padat hingga tekanan atasan yang selalu menyerang, namun apakah pekerjaan selalu harus begitu? jawabannya tidak kawan, pekerjaan tidak selalu berhubungan dengan tekanan dan stress, karena suatu pekerjaan jika dilakukan dengan enjoy dan diri kita merasa senang dengan pekerjaan tersebut maka apapun pekerjaan tersebut, seberapapun beratnya pekerjaan tersebut maka kita akan mampu mengatasinya tanpa harus mengeluh, apakah anda pernah berfikir bahwa pekerjaan bukanlah selalu menjadi seorang karyawan?

Menjadi seorang karyawan memang salah satu hal yang sangat membanggakan untuk kita, keluarga dan lingkungan tentunya, namun kita sendiri yang menjalani prosesi pekerjaan tersebut, apakah kita harus mengorbankan diri kita sendiri untuk gengsi karena pekerjaan yang memang membuat kita tertekan baik fisik maupun batin? pekerjaan yang terbaik adalah pekerjaan yang bisa membuat anda senang dan menikmati setiap proses dari pekerjaan tersebut.

Adakah pekerjaan yang bisa membuat kita enjoy dan bisa membuat kita senang dalam menjalani setiap prosesi pekerjaan tersebut? ada kawan, hobi, hobi adalah suatu pekerjaan yang bisa membuat kita senang dan enjoy, meskipun banyak tekanan dan tantangan berat jika kita hobi melakukan sesuatu maka hal tersebut tidak akan berpengaruh dengan psikis kita tentunya, pekerjaan terbaik adalah hobi anda yang bisa menghasilkan, apakah bisa? banyak jalan menuju roma itulah pepatah mengatakan, apapun itu jika kita pandai dalam mengambil peluang maka hobi kita bisa dijadikan suatu pekerjaan, bahkan penghasilan seorang karyawan pun tidak akan lebih besar dari orang yang melakukan hobi sebagai pekerjaan mereka.

Intinya adalah nikmatilah pekerjaan anda, carilah pekerjaan yang sekiranya bisa membuat anda senang, enjoy dalam melakukan kegiatan tersebut, karena dengan hal itulah kita bisa mencapai hasil yang maksimal dalam suatu pekerjaan, jangan hanya terpaku dengan menjadi seorang karyawan, carilah peluang anda sendiri, celah bisnis masih terbuka lebar untuk kita yang mau berusaha mencari peluang.

Selasa, 05 Agustus 2014

Manajemen Pengembangan Diri

Manajemen adalah suatu proses penataan yang dilakukan untuk merapikan sesuatu yang dinilai kurang baik atau masih belum teratur. Manajemen pengembangan diri dilakukan sebagian orang untuk mengatur hal yang sudah menjadi kelebihan dalam dirinya untuk dijadikan suatu senjata andalan agar dapat berbaur didalam masyarakat atau untuk menonjolkan suatu hal yang lebih dalam dirinya agar orang lain mengetahui bahwa setiap orang memiliki kelebihan yang berbeda dalam berbagai hal. Sebagian orang meremehkan tentang manajemen ini dikarenakan orang – orang sudah percaya diri akan kemampuannya tetapi tidak tahu cara untuk bagaimana membuat kemampuannya tersebut menjadi suatu senjata andalan dalam kehidupannya agar tidak malah menjadikannya suatu senjata makan tuan.

Ketidak selarasan dalam menjalani kehidupan sering dirasakan dalam diri manusia, sesungguhnya ketidak selarasan tersebut bukan muncul dari dalam diri sendiri tetapi akan muncul ketika sudah ada orang lain yang ikut campur dalam suatu proses pengembangan diri. Peran orang lain memang dibutuhkan dalam proses pengembangan diri tetepi harus dengan porsi yang pas dan jangan terlalu ikut campur dalam urusan perkembangan diri tersebut karena akan menimbulkan suatu dilemma tersendiri yang nantinya akan membuat pelaku proses perkembangan diri bingung untuk menunjukan sebagaimana dirinya berguna. Maka dari itu manajemen perkembangan diri juga diperlukan dalam hal ini yaitu dengan cara mengatur siapa orang lain yang pantas ambil alih dalam proses perkembangan dirinya.

Setiap individu pada dasarnya memiliki sifat egois yang tinggi bukan dalam hal untuk mendapatkan sesuatu tetapi sifat egois manusia juga dapat ditunjukan dalam suatu proses perkembangan diri. Misalkan seseorang ingin menunjukan bahwa dia mampu melakukan suatu hal pasti dengan sifat egoisnya dia akan berusaha sebaik mungkin untuk menunjukan kelebihannya dalam melakukan suatu hal yang pada dasarnya sudah menjadi kelebihan dalam dirinya dibandingkan dengan orang lain yang dia anggap tidak mengerti dengan kelebihannya. Suatu manajemen perkembangan diri juga dibutuhkan untuk meredam sifat egois seperti ini karena dengan tetap fokus terhadap perkembangan diri dan tidak dijadikan suatu ajang untuk bersaing maka perkembangan diri akan menjadi lebih maksimal dibanding harus bersaing.

Persaingan memang dibutuhkan dalam suatu proses perkembangan diri namum persaingan seperti apa yang dapat memicu perkembangan diri menjadi maksimal, tetapi dengan bersaing akan suatu perkembangan manusia akan mendapatkan suatu tantangan lebih. Harus tetap diingat bahwa persaingan yang mempertaruhkan perkembangan diri tidak boleh dikesampingkan dan terlalu fokus terhadap persaingan. Sebagai makhluk sosial manusia harus mampu melakukan manajemen perkembangan diri agar setiap hal yang dilakukannya dapat membuahkan sebuat hasil yang diinginkan karena perkembangan diri bukan suatu hal yang main – main ini adalah suatu hal yang sangat serius karena tidak setiap orang mampu fokus dalam perkembangan dirinya.